Archive for the ‘arsitektur bangunan’ tag
Cara Menyatukan Arsitektur dengan Alam
MELIHAT kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia, membuat kita harus melihat secara jeli untuk memanfaatkannya. Hal ini dilakukan dalam penerapan konsep Waka, di mana alam dan budaya menjadi unsur penting dalam Arsitektur Desainnya.
Suatu keindahan alam yang terintegrasi dalam suatu kawasan tempat peristirahatan atau villa sangatlah penting. Pemanfaatan ruang pada setiap incinya dibutuhkan ketelitian untuk menarik garis dan pemikiran matang. Dari sekian banyak tuntutan desain villa dan resort adalah bagaimana mengarahkan view from site ke view lepas, apakah itu gunung lembah atau apapun yang bisa menghasilkan pemandangan bagus. Mengolah site plan pada lokasi merupakan penterjemahan bahasa arsitektur yang dilakukan arsitek untuk memberikan kenyamanan.
Waka Group yang terdiri dari Waka Nusa, Waka Maya, Waka Namya, Waka di Ume, Waka Gangga dan Waka Shorea, merupakan fasilitas villa and resort diciptakan dengan pengamatan dan penghayatan mendalam tentang makna arsitektur. Hasilnyapun berkarakter kuat, parameter keindahan dan kenyamanan yang tercipta adalah cerminan dari penghayatan dan pengamatan mendalam tentang budaya Bali. Bukan berarti menggunakan konsep budaya lokal merupakan konsep ‘kuno,’ akan tetapi hal ini merupakan suatu penghargaan terhadap arsitektur Nusantara.
Arsitektur Bali kita kenal mempunyai konsep-konsep dasar mempengaruhi tata nilai ruangnya, misalnya konsep hirarki ruang, orientasi kosmologi, keseimbangan kosmologi, proporsi dan skala manusia, open air court, dan konsep kejujuran bahan bangunan.
Nilai intregasi bangunan terhadap alam menjadi image selalu ada pada setiap komplek Waka, sehingga bentukan bangunan bisa memberikan pengaruh terhadap lingkungan dan mendapatkan visual view menarik. Bukan hanya itu, elemen-elemen yang melekat pada bangunan nampak jelas menggunakan elemen alam, misalnya kayu, batu paras, batu kali dll.
Dari sini kita akan melihat perbedaan villa and resort yang dimiliki Waka dengan villa and resort lain yang ada pada umumnya. Pola pembagian zona dan fasilitas yang ada hampir memiliki sama, di mana sebagai penunjang harus memberikan kenyamanan yang maksimal. Pada lokasi yang berkontur unit-unit bangunan tidak selalu berada pada elevasi yang sama. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penghalang view seminimal mungkin.
Intinya, Arsitektur Desain sengaja mendekatkan kepada unsur alam dan budaya Bali, dan ini bisa dilihat dari perencanaan bangunan, penataan ruang/zona, pola sirkulasi. Hal ini bisa menjawab tantangan yang dihadapi dari dimensi berbeda, yaitu kondisi site, arsitektur dan nilai marketing. Sekali lagi kolaborasi dan integrasi alam akan menghasilkan kepuasan, kenyamanan pengguna dengan konsep yang matang.
properti.kompas.com
Arsitektur Modern di Indonesia
Arsitektur Modern tidak mengalami perkembangannya di Indonesia, karena sebagaimana gaya arsitektur lain yang diimpor dari negara-negara barat, gaya ini masuk ke Indonesia sebagai pengaruh globalisasi. Gaya Arsitektur Modern muncul sebagai gaya internasional yang cukup memiliki kemiripan di semua tempat, semua negara. Setidaknya, gaya modern tetap mengusung fungsi ruang sebagai titik awal desain. Di Indonesia, gaya modern dipandang sebagai gaya dimana fungsi ruang juga merupakan titik awal desain
Dalam gaya hidup modern, masyarakat didalamnya cenderung menyukai hal-hal yang mudah dan cepat, karena berbagai alat dibuat secara industrial untuk kemudahan manusia. Sifat dasar gaya hidup modern adalah tuntutan untuk bergerak dan melakukan segala sesuatu dengan lebih cepat, yang didukung oleh teknologi dan industrialisasi. Teknologi dikembangkan untuk membuat pekerjaan dan kehidupan sehari-hari lebih cepat dan mudah, misalnya perkembangan teknologi informasi yang memudahkan manusia berkomunikasi menggunakan alat semacam telepon dan komputer.
Kualitas dan kecepatan menjadi hal yang penting dalam gaya hidup modern, sehingga terdapat kecenderungan untuk melihat nilai benda-benda berdasarkan besar fungsi atau banyaknya fungsi benda tersebut, serta berdasarkan kesesuaiannya dengan gaya hidup yang menuntut serba cepat, mudah dan fungsional.
Dalam Arsitektur Modern, gaya hidup modern berimbas kepada keinginan untuk memiliki bangunan yang simple, bersih dan fungsional, sebagai simbol dari semangat modern. Namun, gaya hidup semacam ini hanya dimiliki oleh sebagian masyarakat saja, terutama yang berada di kota besar, dimana kehidupan menuntut gaya hidup yang lebih cepat, fungsional dan efisien.
Di Indonesia, gaya modern yang diterapkan terkadang masih memiliki unsur-unsur estetika yang ***sung dari gaya klasik ataupun etnik, sedangkan sebagian lagi telah memenuhi kaidah desain modern murni. Masih sering didengar istilah arsitektur klasik modern, arsitektur modern etnik, arsitektur tradisional modern, arsitektur bali modern, dan sebagainya. Di Indonesia, terdapat kecenderungan untuk memasukkan unsur tradisi ornamen yang menjadikannya sebuah kategori arsitektur yang ambigu, apakah modern, ataukah postmodern?
Untuk menyebut gaya modern yang berornamen tersebut sebagai gaya modern murni bukanlah hal yang tepat, lagipula proses berkembang gaya ini tidak terjadi di Indonesia. Untuk menyebutnya sebagai gaya postmodern, apalagi, di Indonesia bahkan istilah ini cenderung dihindari untuk menghindari ketidak-fahaman masyarakat. Sehingga gaya Arsitektur Modern di Indonesia akan muncul sebagai gaya khas “Modern Indonesia” dengan karakter sebagai berikut:
q Memiliki perhatian yang besar terhadap fungsi ruang, yang didapatkan dari pola aktivitas penghuni
q Memiliki perhatian yang besar terhadap material bangunan yang digunakan untuk mendapatkan hasil akhir (estetika) yang diinginkan
q Memiliki analogi mesin dalam penataan dan pengembangan ruang-ruang
q Menghindari ornamen (bila murni gaya modern), atau menggunakan ornamen (bila postmodern, atau diberi embel-embel semacam: arsitektur modern etnik, arsitektur modern Bali, dan sebagainya)
q Penyederhanaan bentuk dan ornamentasi dan penghilangan detail yang ‘tidak diperlukan’ sejauh keinginan desainer (atau pemilik bangunan)
astudioarchitect.com
Tentukan Arsitektur / Desain Rumah yang Terbaik
Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum memilih arsitektur rumah / desain rumah yang akan mengonsep rumah atau bangunan Anda.
a) Kenali gaya-gaya arsitektur desain rumah untuk diwujudkan dalam rumah impian anda. Anda bisa memilih gaya Arsitektur Rumah global, seperti gaya Arsitektur Rumah Eropa, Arsitektur Rumah Timur Tengah, atau gaya Arsitektur Rumah Jawa khas dengan bentuk pendoponya, dan sebagainya. Setelah menentukan gaya Arsitektur Rumah apa? Barulah Anda memilih seorang arsitektur rumah / desain rumah yang bisa menerjemahkan kemauan dan gaya yang Anda tentukan tadi. Makin jelas keinginan dan gaya yang Anda kehendaki, makin mudah bagi seorang arsitektur rumah / desain rumah untuk mewujudkannya dalam sebuah rancangan bangunan rumah.
b) Setiap seorang arsitektur rumah / desain rumah, khususnya yang sudah berpengalaman, akan memiliki gaya dan kekhasan tersendiri yang menjadi trade mark-nya. Kenali karya-karya seorang arsitektur rumah / desain rumah yang hendak Anda pilih. Tentukan pilihan pada seorang arsitektur rumah / desain rumah yang memiliki gaya sesuai dengan keinginan dan gaya yang Anda miliki. Kesesuaian ini akan makin memperbesar kemungkinan terwujudnya gaya rumah impian Anda.
c) Seorang arsitektur rumah / desain rumah yang baik akan berusaha semaksimal mungkin menerjemahkan keinginan dan gaya Anda ke dalam sebuah rancangan pembangunan rumah. Jika Anda sudah memutuskan untuk memilih seorang arsitektur rumah / desain rumah, maka pada proses berikutnya diperlukan diskusi dan kerja sama yang baik antara Anda dengan sang arsitektur rumah / desain rumah. Sering-seringlah mengadakan diskusi dan tukar pemikiran agar sang arsitektur desain rumah benar-benar memahami apa yang menjadi keinginan Anda.
www.wikimu.com
Tips Memilih Arsitek Bangunan Rumah
Memiliki Arsitektur Bangunan yang bagus dan sesuai selera serta gaya hidup, tentulah dambaan semua orang. Hal seperti itu belum tentu bisa diwujudkan apabila kita membeli rumah jadi. Sebab membeli rumah jadi berarti kita memakai desain dan konsep orang lain. Belum tentu desain tersebut sesuai dengan keinginan dan gaya yang kita miliki. Lalu bagaimana agar bisa memiliki rumah yang menjadi idaman kita? Caranya dengan mengonsep, mendesain, dan membangun sendiri sebuah rumah.
Untuk itu diperlukan perancang bangunan yang bisa mentransfer ide dan keinginan kita ke dalam sebuah rancangan bangunan. Dengan memilih seorang arsitek yang benar-benar berkualitas, gambaran tentang sebuah rumah ideal yang ada dalam pikiran kita bisa menjadi kenyataan.
Seorang arsitek rumah bertugas merancang segala sesuatu yang berkaitan dengan rancang bangunan hingga akhirnya menjadi sebuah bangunan. Di sini sudah termasuk proses pengawasan hingga bangunan jadi.
Tugas arsitek bermula dari permintaan atau pesanan klien. Mereka kemudian mengonsep permintaan dan keinginan klien itu ke dalam sebuah rancangan yang didasarkan pada standardisasi ilmu arsitektur. Pada proses ini arsitek akan memberikan saran kepada klien tentang bentuk arsitekturr bangunan yang sesuai dengan keinginan dan kondisi tekstur tanahnya.
Ketika hasil rancangan tersebut disetujui oleh klien, maka ada kontrak kerja dengan klien guna memvisualisasikan rancangan itu hingga menjadi sebuah bangunan utuh. Pada kontrak tersebut tertera segala aturan main mengenai proses pembuatan arsitektur bangunan.
Memilih arsitek yang bisa menerjemahkan keinginan kita tentu tidak mudah. Berikut ini beberapa hal yang perlu anda lakukan sebelum memilih arsitek yang akan mengonsep rumah atau bangunan anda.
1. Kenali gaya-gaya Arsitektur Bangunan untuk diwujudkan dalam rumah anda. Anda bisa memilih gaya global, seperti gaya eropa, timur tengah, atau gaya jawa khas dengan bentuk pendoponya, dan sebagainya.
Setelah menentukan gaya apa, barulah anda memilih seorang arsitek yang bisa menerjemahkan kemauan dan gaya yang anda tentukan tadi. Makin jelas keinginan dan gaya yang anda kehendaki, makin mudah bagi arsitek untuk mewujudkannya dalam sebuah rancangan bangunan.
2. Setiap arsitek bangunan, khususnya yang sudah berpengalaman, akan memiliki gaya dan kekhasan tersendiri yang menjadi trade mark-nya. Kenali karya-karya arsitek yang hendak anda pilih. Tentukan pilihan pada arsitek yang memiliki gaya sesuai dengan keinginan dan gaya yang anda miliki. Kesesuaian ini akan makin memperbesar kemungkinan terwujudnya gaya rumah impian anda.
3. Arsitek bangunan yang baik akan berusaha semaksimal mungkin menerjemahkan keinginan dan gaya anda ke dalam sebuah rancangan. Jika anda sudah memutuskan untuk memilih seorang arsitek, maka pada proses berikutnya diperlukan diskusi dan kerja sama yang baik antara anda dengan sang arsitek. Sering-seringlah mengadakan diskusi dan tukar pemikiran agar arsitek benar-benar memahami apa yang menjadi keinginan anda.
Dikutip dari republika online
Arsitektur Eksterior Photo
Jika kita sedang melancong, biasanya kita akan memotret obyek pemandangan ataupun bangunan yang kita temukan dalam perjalanan kita. Bangunan-bangunan tersebut biasanya memiliki arsitektur yang bernilai sejarah ataupun unik. Permasalahnnya yang kemudian muncul misalnya adalah banyaknya turis yang berkeliaran di depan obyek ataupun kesalahan pengambilan gambar, seperti cahaya yang kurang tepat, angle yang salah, dsb-nya. Sehingga, ketika kita melihat kembali hasilnya pada monitor komputer sangatlah kurang memuaskan. “Dokumentasi” bangunan tersebut pun menjadi gagal.
Untuk menghindari ataupun mengurangi kegagalan dalam memotret arsitektur, berikut ini ada beberapa tips yang dapat membantu :
1. Sudut pengambilan gambar
Sudut pengambilan gambar arsitektur bangunan sangat menentukan “keberhasilan” sebuah foto. Oleh karena itu bereksperimenlah dari berbagai sudut, kemudian pindah ke tempat lain, sampai menemukan hasil yang memuaskan.
2. Permainan Cahaya dan Bayangan
Sambil bereksperimen dengan poin no.1, perhatikanlah pula pantulan cahaya yang jatuh dan bayangan yang “menghiasi” si bangunan. Sebab permainan cahaya dan bayangan dapat pula menambah daya tarik foto arsitektur Anda. Terkadang permainan cahaya dan bayangan ini sendiri sudah diperhitungkan oleh si arsitektur untuk menambah daya tarik bangunan tersebut. Contohnya: Taj Mahal di India. Bangunan bersejarah ini memang dibangun sesuai dengan pantulan cahaya matahari yang jatuh pada bangunan cantik tersebut, sehingga pada mahatari terbit gradasi yang terjadi pada bangunan tersebut merah dan sejalan dengan pergerakkan matahari, bangunan tersebut memantulkan gradasi cahaya yang berbeda-beda. Sehingga memotret bangunan ini menjadi tantangan bahkan obesesi bagi banyak fotografer.
3. Refleksi bangunan
Jika bangunan terletak pada pinggir danau atau sungai, maka gunakanlah efek ini. Hasil refleksi bangunan yang terpantul pada air dapat memberikan nilai estetika pada foto Anda.
4. Pengambilan Abstrak
Arsitektur bangunan, jika diperhatikan dari beberapa sudut akan terlihat abstrak. Memang jelas ini adalah permainan rancangan dari sang arsitek. Namun dapat pula menambah nilai “wah” pada foto Anda. Biasanya keabstrakkan ini dipadu oleh garis-garis yang saling tumpang tindih. Di sini harus benar-benar diperhatikan, karena terkadang keabstrakkan sebuah bangunan arsitektur dapat pula “mengganggu” hasil foto yang diambil.
5. Permainan dimensi perspektif
Permainan dimensi perspektif dapat pula menonjolkan sebuah bangunan arsitektur. Mungkin kita ingat dengan pelajaran seni gambar di sekolah, dimana kita diberi keterangan untuk menambah nilai dimensi sebuah gambar dengan bantuan garis-garis tertentu. Misalnya dengan bantuan garis horisontal dari sebuah jalanan, ataupun dibantu dengan Vanishing Point. Dimensi perspektif ini dapat membantu menonjolkan obyek arsitektur.
6. Framing
Jika kita memotret sebuah bangunan pada cuaca yang mendukung, biasanya lan*** pada saat itu menjadi monoton. Oleh karena itu carilah obyek tambahan yang bisa menjadi framing untuk bangunan tersebut, misalnya: ranting, pohon, lampu, dsbnya.
7. Night photography
Pengambilan pada malam hari biasanya akan menonjolkan sebuah bangunan arsitektur, karena biasanya bangunan tersebut akan bermandi cahaya sementara disekelilingnya hitam. Keanggunan bangunan tersebut pun lebih menonjol.
Semoga bermanfaat…:)